Gejala stroke ringan

Kenali Tanda-tanda Gejala Stroke Ringan

Posted on

Gejala stroke ringan – Transient Ischaemic Attack (TIA) atau sering dikenal sebagai stroke ringan merupakan penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Stroke ringan terjadi karena adanya hambatan pada aliran darah menuju otak. Hambatan tersebut dapat berupa endapan kolesterol yang mengandung lemak. Biasanya seseorang yang terkena stroke ringan, akan merasakan gejala stroke ringan yang sangat mengganggu.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai gejala stroke ringan. Anda harus mengetahui orang yang beresiko terkena penyakit ini. Stroke ringan dapat menyerang orang yang usianya 45 ke atas, pernah memiliki riwayat stroke ringan sebelumnya, kebiasaan merokok, mengidap penyakit tertentu dan obesitas. Nah sekarang Anda bisa mengetahui apa saja gejala stroke ringan.

 

Gejala Stroke Ringan yang Harus Diwaspadai

                Tidak perlu khawatir, Anda dapat mengenali gejala stroke ringan. Gejala biasanya mudah muncul melalui adanya gangguan pada lengan, kemampuan bicara, dan lengan. Jika terdapat gangguan pada tubuh tersebut maka, bisa jadi gejala stroke ringan. Berikut merupakan gejala stroke ringan yang harus diketahui oleh Anda.

  1. Sulit berjalan

Stroke ringan menyebabkan penderita sulit berjalan. Penderita mengalami gangguan pada sistem koordinasi, sehingga sulit sekali mempertahankan keseimbangan tubuh. Selain keseimbangan tubuh, terjadi kelemahan pada kaki terutama di bagian tungkai kaki. Kesulitan berjalan semakin parah, apabila parah sebaiknya membawanya ke dokter.

  1. Sering pusing dan sakit kepala

Penderita stroke ringan tiba-tiba mengalami sakit kepala, bisa juga hanya pusing saja. Akan tetapi sakit kepala yang dialaminya tidak seperti umumnya. Sakit kepala datang secara tiba-tiba, kemudian sulit dihilangkan. Frekuensi munculnya sakit kepala pada penderita stroke bisa 3 kali selama sehari. Sakit kepala menyebabkan penderita kesakitan, hingga terpaksa istirahat total sampai tidak dapat melakukan kegiatan apapun.

  1. Kemampuan berbicara menurun

Bicara adalah suatu kebutuhan setiap orang. Dalam melakukan komunikasi, mereka harus berbicara dengan orang lainnya. Sayangnya penderita stroke ringan, tidak bisa berbicara lancar. Mereka mengalami kesulitan bicara. Adapun kesulitan bicara yang dimaksud yaitu bicara tidak beraturan, bicara cadel, tidak mengerti apa yang dibicarakan orang lain, serta tidak mampu berbicara. Stroke ringan juga bisa membuat penderita mengalami kelumpuhan bicara secara total.

  1. Kesemutan di bagian tubuh tertentu

Terkadang stroke ringan menimbulkan gejala sepele, seperti kesemutan. Namun kesemutan terjadi terus menerus dan tidak biasa. Anggota tubuh yang sering mengalami kesemutan yaitu tungkai kaki, lengan, wajah, atau bagian tubuh lainnya. Jika Anda merasa kesemutan pada bagian tubuh tersebut secara sering, hati-hati bisa saja Anda terserang stroke ringan.

  1. Kesulitan menggerakkan tangan

Penderita stroke ringan kesulitan menggerakkan anggota gerak tangan. Mereka tidak mampu mengangkat kedua lengannya, sehingga kesulitan dalam melakukan aktivitas. Hal demikian terjadi, karena anggota gerak tangan lemas. Adanya mati rasa di salah satu saraf tangan.

  1. Otot wajah menjadi lemah

Gejala stroke ringan berikutnya yaitu terjadi kelemahan pada otot wajah. Biasanya kelemahan otot wajah ditandai dengan tempilan wajah tidak simetris. Adanya penurunan kulit wajah di salah satu sisi. Seorang penderita stroke ringan tidak dapat tersenyum, mengernyitkan dahi serta matanya turun ke bawah.

Itulah beberapa gejala stroke ringan yang paling umum. Jika Anda merasaka gejala-gejala di atas maka, segera periksa ke dokter atau mengetahui bagaimana proses penyembuhannya. Pengobatan stroke ringan tidak hanya dapat disembuhkan oleh obat-obatan namun, bisa disembuhkan melalu terapi khusus. Apabila ingin mengetahui cara penyembuhan stroke ringan bisa mengunjungi website https://jamterapilaser.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *