Kekentalan darah

Mengenal Gangguan Penyakit Kekentalan Darah

Posted on

Darah kental merupakan hal normal, karena pengentalan darah sangat dibutuhkan ketika tubuh mengalami luka. Saat tubuh luka secara otomatis disekitar luka, darah akan mengental dan mengalami proses penyembuhan luka. Akan tetapi darah yang terlalu kental serta lengket tidaklah normal. Apabila terjadi kekentalan darah dapat menyebabkan penyakit serius menyerang tubuh kita.

Kekentalan darah atau disebut dengan hiperkoagulasi ini bisa menyebabkan aneka macam penyakit berbahaya. Menurut studi yang dilakukan di Universita Harvard Amerika, menyebutkan hasil bahwa kekentalan darah bisa menigkatkan terjadinya penyakit jantung, stroke, koroner, dan lainnya. Hanya dari darah kental saja bisa menimbulkan penyakit mematikan, oleh sebab itu Anda harus selalu menjaga darah agar kekentalannya normal.

 

Gejala-gejala Kekentalan Darah

Selalu waspada dengan gangguan darah kental. Pasalnya gangguan ini sepertinya ringan namun berbahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk itu Anda harus mengetahui apa saja gejala yang ditimbulkan oleh darah kental. Jika mengetahui gejalanya, Anda bisa melakukan pengobatan sejak dini. Namun, perlu diketahui bahwa gejala yang timbul dapat berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada lokasi terjadinya kekentalan darah.

Berikut merupakan gejala darah kental yang wajib diketahui.

1. Nyeri di pergelangan kaki atau lengan

Kekentalan darah menyebabkan pergelangan kaki atau lengan tangan terasa nyeri. Terkadang darah yang mengental cukup banyak juga bisa menyebabkan nyeri disertai pembengkakan, hingga terjadi perubahan pada warna kulit. Rasa nyeri bisa juga ringan seperti terasa hangat dan kesemutan. Nyeri juga bisa menyebabkan anggota gerak sulit digerakkan.

2. Gangguan pada jantung

Gejala berikutnya jika darah kental terjadi pada jantung yaitu Anda bisa merasa nyeri dibagian dada kemudian menjalar ke leher, keringat dingin, pingsan, pusing, mual dan sesak napas. Tidak hanya di jantung, bahkan paru-paru ikut terasa sakit sehingga muncul gejala batuk, nyeri dada, sesak napas, berkeringat, denyut nadi cepat, pingsang dan pusing.

3. Otak mengalami gangguan

Seringnya terjadi pengentalan darah di otak, membuat penderita dapat merasakan pusing, sulit menelan, sulit berbicara, kejang, dan sakit kepala. Biasanya darah kental yang menyerang perlu diwaspadai karena bisa memicu terjadinya stroke. Tentunya Anda mengetahui jika hal tersebut terjadi, kesehatan tubuh Anda menjadi taruhan.

4. Ginjal mengalami gangguan

Darah kental juga bisa di bagian organ tubuh seperti ginjal. Gejala penggumpalan darah pada ginjal bisa berupa sesak napas, urine berdarah, nyeri punggung, nyeri pinggang, muntah, mual, pergelangan kaki bengkak, sesak napas dan kaki bengkak.

5. Saluran cerna mengalami gangguan

Gejala kekentalan darah berikutnya yaitu pada saluran cerna mengalami gangguan. Biasanya gangguan yang disebabkan dapat bervariasi. Diantaranya yaitu diare, muntah, tinja bercampur darah, perut kembung, dan nyeri perut.

Itulah beberapa gejala yang disebabkan oleh kekentalan darah. Setelah melihat gejala di atas, pastinya Anda lebih faham mengenai gejala yang ditimbulkan oleh darah kental sesuai dengan tempat terjadinya. Apabila Anda merasakan gejala seperti di atas, sebaiknya langsung cek kesehatan ke dokter. Meskipun Anda merasakan gejala kekentalan darah sekecil apapun, tetap saja Anda harus segera periksa.

Melihat seriusnya gangguan kekentalan darah maka sebaiknya Anda harus menghindarinya. Anda dapat mencegah darah kental dengan minum air putih yang cukup, hindari duduk terlalu lama, sering melakukan olahraga, makan makanan sehat, dan memakai stoking kompres. Untuk lebih jelasnya mengenai gangguan kekentalan darah, Anda bisa melihat selengkapnya di website https://jamterapilaser.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *