pengentalan darah

Gejala-Gejala Pengentalan Darah

Posted on

Trombofilia atau yang sering disebut dengan pengentalan darah, merupakan suatu proses penggumpalan darah, yang mana melibatkan trombosit serta protein khusus sehingga terjadi pembekuan pada darah. Penggumpalan darah pada umumnya terjadi pada saat terjadinya luka dalam pada tubuh manusia.

Setelah luka tersembuhkan atau tertutup, maka penggumpalan darah yang telah terjadi akan hilang dengan sendirinya.Namun bagi kondisi yang kurang normal, pengentalan darah bisa terjadi tanpa adanya luka pada tubuh manusia. Yang mana hal ini terjadi karena terdapat beberapa faktor pemicu pengentalan darah pada orang tersebut. Berikut penyebabnya:

Penyebab Pengentalan Pada Darah

  1. Turunan orang tua/ Faktor keturunan
  2. Gumpalan kolestrol pada saluran pembuluh darah
  3. Memiliki penyakit tertentu. Contoh : kanker, diabetes, penyakit jantung, kelainan autoimun, sirosis, sepsis, serta radang pembuluh darah atau yang sering disebut juga vaskulitis.
  4. Obesitas
  5. Kebiasaan hidup kurang sehat
  6. Obat-obatan seperti halnya obat hormonal, heparin, pil KB, atau tamoxifen.
  7. Mengalami cedera, sebagai contoh patah tulang kaki, tangan dll.

Jika penyakit ini sudah sampai pada tahap penyumbatan pada aliran darah, maka penanganan dan pengobatan harus dilakukan dengan cepat. Sebab hal ini bisa menimbulkan resiko munculnya masalah kesehatan yang baru. Oleh karena itu perlu anda ketahui mengenai gejala-gejala yang perlu diperhatikan dalam pengentalan darah.

 

Gejala Pengentalan Darah

1. Lengan atau Kaki

Pengentalan darah bisa muncul pada bagian lengan dan kaki, gejala ini biasanya ditandai dengan munculnya pembengkakan, rasa nyeri dan perubahan warna pada kulit lengan dan kaki.Tubuh akan merasakansensasi hangat serta mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu.

2. Pada Jantung dan Paru-Paru

Penggumpalan darah bisa saja terjadi di area jantung, yang mana jika hal ini terjadi bisa saja merambah ke panyakit jantung. Gejala ini akan terasa seperti halnya rasa nyeri berat di bagian dada. Dan akan menyebar ke bagian lengan serta leher, sesak nafas, pusing, mual bahkan keringat dingin sekalipun.

3. Saluran Cerna

Penggumpalan darah bahkan bisa terjadi pada saluran pencernaan, hal ini ditandai dengan memunculkan gejala nyeri perut yang luar biasa, muntah, diare, serta muntah yang bercampur dengan darah.

4. Ginjal

Ginjal juga menjadi salah satu organ yang sering diadopsi penggumpalan darah dalam tubuh. Gejala yang muncul bisa terjadi seperti halnya demam, mual serta muntah, nyeri pada punggung, pembengkakan kaki, nafas terasa sesak, serta darah yang bercampur pada urin.

5. Otak

Salah satu penggumpalan darah yang dinilai paling berbahaya adalah penggumpalan pada otak. Bagaimana tidak? Sebab penggumpalan yang terjadi pada jaringan otak bisa merambah ke penyakit strok. Gejalanya bisa terjadi seperti halnya lumpuh pada bagian tubuh, sakit kepala, pusing, mengalami kebingungan serta kesulitan dalam bicara.

Dari beberapa gejala diatas sebenarnya memiliki tingkat gangguan yang cukup berbahaya jika saja tidak segeraditangani dengan benar. Namun ada solusi terbaik bagi anda yang memiliki penyakit seperti halnya gejala di atas. Yaitu dengan menjalani terapi secara berkala, yang mana bisa anda lihat di jamterapilaser.com. Disini anda akan dibimbing serta diobati melalui proses terapi yang mana sudah menjadi ciri khas suatu metode penyembuhan yang sudah dimiliki sejak dulu.

Berikut merupakan beberapa faktor serta gejala timbulnya penggumpalan darah pada tubuh manusia. Yang mana anda bisa mengobatinya dengan menjalani terapi khusus penggumpalan darah, nah untuk info lebih lanjutnya anda bisa mengeceknya di https://jamterapileser.com .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *